0821-3251-8980 talithakum.indonesia@gmail.com

Seminar Arah Pastoral mengenai TPPO di Indonesia

Talitha Kum Indonesia Jaringan Malang Raya yang telah menyelesaikan TOT pada November 2019 lalu sepakat untuk melaksanakan Seminar TPPO pada awal Tahun 2020. Diskusi sesama relawan memutuskan mahasiswa di STFT Widya Sasana Malang sebagai sasaran seminar perdana tahun ini. Mahasiswa di STFT Widya Sasana Malang adalah para frater yang kelak akan menjadi romo sehingga Talitha Kum Indonesia Jaringan Malang Raya merasa mereka perlu dibekali pengetahuan seputar Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sejak masa pendidikan, sehingga mereka memahami TPPO khususnya  Arah Pastoral mengenai Perdagangan Orang yang dituliskan oleh Paus Fransiskus.

Para peserta seminar adalah para frater yang merupakan para religius, maka pelaksana seminar memutuskan untuk menyampaikan isi dari seruan Paus Fransiskus terkait TPPO yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dengan judul ‘ Arah Pastoral mengenai Perdagangan Orang’. Para frater ini kelak akan menjalankan tugas pastoral sehingga materi ini perlu disampaikan sebagai salah satu bekal yang diharapkan akan bermanfaat pada saat mereka akan melaksanakan karya pastoral nya.

Seminar dilaksanakan bekerja sama dengan BEM STFT Widya Sasana Malang dan terlaksana pada 06 Februari 2020 di Gedung B lantai 2 STFT Widya Sasana Malang. Acara berlangsung selama 3 jam dan peserta mengikuti dengan antusias khususnya saat materi Arah Pastoral mengenai Perdagangan Orang. Beberapa hal yang disimpulkan dari pemahaman para peserta seminar antara lain:

  1. Pemerintah masih kurang sigap menangani Human Trafficking
  2. Faktor paling banyak menyebabkan Human Trafficking adalah kebutuhan hidup yang mendesak baik pelaku maupun korban
  3. Menghukum pelaku masih sangat sulit dilakukan. Bahkan jika berhasil menghukum satu pelaku, tidak berarti berhasi menghentikan jaringan-jaringan pelaku Human Trafficking
  4. Cara supaya tidak terjebak menjadi TKI/TKW illegal dan rentan menjadi korban Human Trafficking adalah menyiapkan dokumen resmi (tidak tergoda kemudahan dokumen palsu) dan rajin mencari informasi terbaru terkait pekerjaan dan negara yang dituju
  5. Manusia kehilangan martabat nya bukan hanya saat menjadi korban, tetapi juga saat menjadi pelaku.
Bagikan Artikel ini

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Talitha Kum Indonesia, Komunitas Anti Human Trafficking, #DuniaBebasPedaganganOrang